Janda18 tahun. duda anak 2 yang tinggal di sebuah kampung. Duda. ni nama dia Amat. Amat ni dah 3 tahun menduda setelah kematian isterinya. Pada satu hari , Amat yang dah lama kesepian terfikir kenapakah dia tidak. mencari pengganti arwah isterinya, ada jugak yang akan menjaga dirinya nanti,
QBeh. CERDEW â Perkenalan pertamaku dengan Mai terjadi karena kebetulan ada kuliah umum gabungan untuk dua fakultas dari seorang ekonom nasional. Biasa saja, kebetulan ada bangku kosong di sebelahnya dan aku mengisinya. Kebetulan memang tinggal itu satu-satunya bangku kosong pada daerah strategis, di belakang dan dekat pintu keluar. Wajahnya khas gadis cantik berdarah Tionghoa, bulat telur, putih kekuningan, mata bulat kecil dengan sudut-sudut mata agak menyipit ke atas, hidung kecil mancung, bibir tipis agak lebar. Saat itu nampaknya dia tidak menggunakan make-up tebal. Tidak terlalu mencolok dibandingkan teman-temannya yang bermake-up tebal. Seperti biasa, perkenalan diawali basa-basi tanya angkatan berapa? dst.. dst.. Dan.. sebulan kemudian kami sudah jalan bareng. Kontak-kontak fisik baru hanya sebatas bergandengan tangan, memeluk pundak, sun pipi. Inipun sudah mampu menimbulkan âkekerasanâ di bawah celanaku karena ternyata badan Mai memancarkan bau yang âanehâ, bukan bau keringat, juga bukan bau parfum, semacam bau jamu lulur badan, dan bau tersebut menimbulkan rasa betah berdekatan dengan Mai. BACA JUGA CERDEW-DIPERKOSA OOMTANTE GIRANG PERKOSA AKU TAPI ENAK Petualangan seksualku dan Mai pertama kali terjadi kira-kira 6 bulan setelah jalan bareng bersamanya. Saat itu kira-kira pukul Mai mampir ke kamar kost-ku, yang kebetulan di dekat kampus. Sebetulnya biasa seperti itu, kira-kira pukul selalu kuantar pulang ke rumah orang tuanya. BACA JUGA Cerita Dewasa â Oral Sex Sambil Nyetir Begitu juga kali ini, datang terus cium pipi dan sedikit bibir, terus Mai âlesehanâ di sofa dan kami ngobrol segala macam kesana-kemari. Sampai akhirnya Mai âlesehanâ di pelukanku sambil nonton sinetron di TV dan aku melingkarkan kedua tanganku dari belakang ke perutnya. Rupanya Mai begitu âexcitingâ dengan pengalaman pelukan pertama ini. Kedua tanganku dipegang erat-erat, dan matanya terpejam sambil wajahnya menengadah ke atas. Mulailah aku mencium pelipisnya dan Mai bereaksi dengan sedikit lenguhan sambil menggerak-gerakan kedua kakinya bergesekan dan melipat lututnya. Tersingkaplah paha Mai yang putih, mulus, agak berkilap-kilap. Dan Mai juga tidak berusaha menutup belahan rok midi bukan mini yang tersingkap tersebut. Kaki-kaki langsing, putih bersih, dengan latar belakang rok mini warna pink dan pangkal paha yg dibalut celana dalam katun berwarna coklat muda membentuk pemandangan indah yang tak terlupakan. Aku lanjutkan dengan mulai merambah daerah bibir, dan Mai ternyata bereaksi makin hebat. Tangan kananku digesernya masuk ke bawah belahan blouse dan ditempatkan di payudara sebelah kirinya. Secara otomatis juga tanganku meremas-remas gunung kembarnya. Kususupkan jari-jariku ke bawah BH sampai menyentuh puting susu Mai yang sudah berdiri mengeras. Mulai muncul sentakan-sentakan kecil di pinggul Mai. Bioskop Online Rok mininya pun sudah tersingkap sempurna, begitu juga blouse putihnya sudah âberantakanâ. Kulanjutkan meraba-raba dan kadang-kadang menjepit puting susu Mai dengan jari tengah dan ibu jari, dan saat itu juga selalu Mai melenguh agak keras sambil tersenyum dan pinggulnya menggelinjang kecil. Berganti-ganti kuraba payudara kiri dan kanan. Aku lihat juga celana dalam Mai ternyata sudah basah kuyup juga celana dalamku. Kira-kira 15 menit kemudian kami berhenti sejenak untuk merubah posisi. Kugelar kasur dan kami rebahan berdampingan. Mai mulai melepas blousenya. Dilanjutkan aku yang melepas BH-nya yang juga berwarna coklat muda. Wuih.., bukan main.. kedua bukit kembar itu mengeras, puting yang berwarna coklat sudah mencuat. Kali ini aku yang berinisiatif menjilati kedua puting susunya bergantian kiri-kanan. Kadang-kadang aku jepit dengan bibir, sementara kedua tanganku meremas-remas bagian bawah payudaranya itu. Aku benar-benar menikmati lekukan-lekukan dan tonjolan kecil-kecil di sekitar puting susunya dengan lidah dan bibirku dan Mai terlihat berusaha menahan rasa geli dengan mencengkeram kasur kuat-kuat sambil tentu saja melenguh-lenguh sambil sekali-sekali tertawa. Film Bokep Tiba-tiba badan Mai mengejang, punggungnya terangkat, pangkal pahanya berguncang hebat, menggelinjang maju-mundur beberapa kali. Sepertinya Mai tidak mampu lagi mengontrol pangkal pahanya itu. Dan payudaranya pun menjadi lembek kembali. Setelah guncangan berhenti kulihat Mai masih memejamkan matanya tapi tangannya sudah tidak mencengkeram kasur lagi, kali ini tangan Mai mengusap-usap kepalaku. Rupanya betul-betul pengalaman orgasme yang pertama bagi Mai. Maksudnya orgasme dengan melibatkan orang lain. BACA JUGA Cerita Dewasa â Obat Perangsang Untuk Cewe SMA Sambil Mai âberistirahatâ kulanjutkan âpenjelajahanâ, kali ini agak merambat ke bagian perut Mai. Lidahku menjilati seputar pusar sambil tangan kiriku memijat payudaranya kiri-kanan bergantian. Tangan kananku mulai masuk ke bawah rok mengusap-usap perut Mai agak di bawah pusar sampai pinggul, tapi masih di luar celana dalamnya. Lagi.., Mai mulai melenguh-lenguh dan tertawa-tawa kecil. Tak lama kemudian terasa payudara dan puting susu Mai mulai mengeras lagi. Kulihat juga matanya sudah mulai terpejam lagi, dan lenguhan-lenguhannya terdengar makin keras, manja dan menggemaskan. Deposit Via Pulsa Tangannya juga sudah mencengkeram kasur lagi. Usapan tangan kananku turun sedikit ke daerah âsegitiga emasâ dan tanganku bisa merasakan jejak rambut kemaluan Mai dari luar celana dalam katun yang basah kuyup itu. Tanganku terus bergerak ke paha dan lutut Mai yang terkatup rapat. Kuturunkan lagi, kali ini telunjuk dan jari tengahku, ke bagian dalam antara paha dan lututnya. Tiba-tiba kedua paha Mai membuka dan aku leluasa mengusap-usap seluruh bagian dalam paha itu. Akhirnya jari-jariku mulai menyentuh bagian kewanitaannya. Celana dalam yang basah kuyup mempermudah jariku menikmati bibir kemaluannya, lipatan-lipatannya, tonjolan klitorisnya, dan juga jejak rambut kemaluannya. Jari tengahku kutempatkan memanjang di belahan liang kewanitaannya sementara telapak tanganku menggenggam bagian atas yang berambut. Mulailah kugesekkan jariku maju-mundur sambil sekali-sekali menekan tonjolan klitoris dan kadang-kadang meremas-remas gundukan rambut kemaluannya. Lenguhan-lenguhan Mai sudah berubah menjadi erangan kuat tanpa tawa-tawa kecil. Sampai akhirnya kembali tubuh Mai mengejang dan bagian pangkal pahanya kembali menghentak-hentak kuat tanpa terkontrol. Cerita Dewasa Seks Pertamaku Mai yang tampak kelelahan terlihat berusaha mengatur nafasnya yang masih tersengal-sengal. Tak lama kemudian Mai tertidur sebentar, dengan hanya mengenakan pakaian bagian bawah saja. Dan karena sudah saat makan malam, aku keluar sebentar untuk membeli nasi goreng. Begitu kembali, Mai ternyata sudah menutupi tubuhnya dengan selimut, tapi seluruh pakaiannya, luar dalam, sekarang terlipat di sofa sepertinya habis disetrika. Mai betul-betul telanjang bulat dalam selimut. Kubangunkan Mai untuk makan malam dan dia seperti tidak sungkan lagi memperlihatkan tubuh indahnya. Selesai makan kubantu Mai mengenakan semua pakaiannya sambil sekali-sekali menciumi bagian-bagian tubuhnya terutama sekitar dada dan perut. Aku paling suka saat membantu mengenakan celana dalamnya. Kuciumi dulu perut dan sekitar rambut kemaluannya sambil kuusap-usap celah liang kewanitaannya sebelum celana dalamnya menutup daerah âsegitiga emasâ tersebut. Cerita Dewasa Perawan Dan jadilah malam itu tonggak sejarah awal petualangan seksual kami. Setelah kejadian itu, kami sering mengulanginya lagi bahkan lebih dari yang telah kami lakukan malam itu.
ï»żUps! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain. Siapa bilang nikah mudah itu enak?Nggak enak, gue bukan karena diusir, udah nyerah sama pernikahan ini. Masalahnya, gue gak bisa masak, gak bisa bersihkan rumah, lah ini Troy gak nyewa pembantu, malah gue disuruh jadi babu."Saya tidak punya uang untuk menyewa pembantu. Lakukan tugas kamu sebagai istri dengan baik."Gue tahu bener, selain menyebalkan Troy juga medit, perhitungan bangat sama uang goceng. Lebih parahnya malam pertama nikah diberi makan indomie goreng. Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain. Jadi ini cerita baru ya. Semoga suka sama cerita ini.đčVisualnya TROY Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain. Visual PRAWITA GANTARA Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain. Mungkin kalau gak mau bayangin pakai visual ini, suka-suka kalian bayangin kayak gimanađđ
Sepasang pengantin baru menikmati makan malam yang indah dan romantis. Mereka sedang menjalani malam pertama di hari pernikahan. Di mana, antara suami dan istri tersebut sebelumnya tidak pernah saling kenal. Dua insan beda jenis itu sangat paham hukum Allah. Yakni, tentang memulai hubungan nikah harus dengan cara halal dan makruf. Tak ada dalam kamus mereka sebelum nikah saling berdekatan apalagi pacaran. Masing-masing tak pernah saling bersentuhan dengan yang bukan mahram. Tentu hal itu, seharusnya membuat malam pertama mereka menjadi momen yang tak terlupakan. Jadi hal yang paling berkesan. Sayangnya, karena tak ada ta'aruf syar'i yang mendalam menyebabkan pasangan itu tak saling tahu karakter masing-masing. Barangkali mak comblangnya juga tidak begitu tahu sifat masing-masing pengantin. Hanya melihat keluarganya. Ternyata, antara mereka berdua memiliki karakter berbeda. Sang istri memiliki sifat penyayang, patuh pada suami, serta sifat-sifat salehah lain juga dimiliki. Adapun suaminya punya perangai temperamental. Mudah naik darah. Saat itu si suami dipenuhi angan-angan, setelah makan malam usia mereka bakal menikmati malam pertama hingga dini hari. Nyatanya, impian tersebut buyar. Ketika sedang menikmati hidangan, ada pintu diketuk. Dengan reflek istri menoleh ke arah pintu. Tahu akan hal itu suami berucap dengan nada agak meninggi "Siapa ya kira-kira, bertamu pada malam hari sangat larut seperti ini, yang mengganggu saja." Sang istri terkaget agak terperanjat. Ia tak menyadari bahwa watak suaminya bisa sekeras itu. Sejurus kemudian perempuan itu menenangkan suaminya. Sambil berkata "Tenang suamiku, coba aku lihat dulu. Siapa gerangan yang ada di depan pintu tersebut." Gadis itu tergopoh-gopoh menuju ruang depan rumah. Terbukalah pintu. Lantas terlihatlah seorang pengemis yang sangat lusuh dengan keadaan gemetaran. Ia menengadahkan tangan ke sang gadis. Pengemis itu memelas "Ibu tolong berikan saya makan, saya lapar sekali." Pengemis itu melanjutkan "Saya kedinginan Bu, sudah beberapa hari ini tidak ada makanan yang masuk dalam perut saya. Izinkan saya untuk meminum seteguk air minum saja. Atau makanan apapun yang bisa Ibu berikan pada saya." Dasarnya memang wanita salehah, sang istri itu tentu merasa iba dan terdorong bersedekah. Ia berniat memberikan makanan yang banyak ke pengemis. Sebab hidangan malam pertama seperti ini menunya memang beragam dan porsi besar. Gadis itu kembali menuju ruang makan. Lalu minta izin suaminya. Ia paham, bahwa untuk shodaqoh sekalipun harus meminta izin kepada sang suami. Itu adalah ajaran perintah agama yang ia ketahui saat ikut pengajian. Ia memohon ke pasangannya "Suamiku, di luar ada pengemis. Dalam keadaan badannya gemetaran. Dia sangat kedinginan dan tampak lapar. Pada malam ini kita sedang berhamburan makanan. Izinkan aku untuk memberikan makan sedikit saja kepadanya." Tanpa diduga-duga reaksi si suami itu beringas. Ia mendobrak meja sembari mengatakan "Sungguh kurang ajar sekali pengemis itu, tidak tahu diri, sudah minta-minta, apalagi di waktu larut malam seperti ini, dia tidak tahu bahwa itu mengganggu orang saja." Tak berlangsung lama dia memerintah istrinya "Wahai istriku, kita sedang menikmati malam pertama, kita sedang menikmati masa-masa indah, lalu diganggu dengan pengemis itu. Usir saja pengemis itu!" Sang istri semakin kaget melihat suaminya yang tak punya akhlak dan pekerti baik seperti itu. Kembali lagi ia mencoba menenangkan pasangannya. "Suamiku, mohon tenang. Itu hanya seorang pengemis yang hanya meminta sedikit makanan dari kita. Berikan saja. Aku mohon padamu." Ia terus mencoba meyakinkan "Dia sangat kasihan sekali keadaannya." Rayuan istrinya itu bukannya direspon rasa iba, justru dengan tangkasnya ia berlari menuju pintu depan. Tanpa basa-basi ia menghinakan pengemis itu dengan kata-kata dan mimik muka. Tak cukup itu, dia memukuli pengemis itu. Lalu mengusirnya disertai kata-kata kasar dan kotor. Lelaki congkak itu melabrak "Kau tidak tahu, makanan yang kami peroleh ini dengan cara kerja keras, makanya kerja keras, jangan asal minta-minta. Dasar pengemis tidak tahu diri." Pengemis itu langsung saja berlari. Ia tak mengira bakal mendapat cacian apalagi pukulan. Sesial-sialnya pengemis, setidaknya akan dicuekkin oleh tuan rumah. Serta paling tidak ditolak dengan bahasa yang tak kasar. Tak lama setelah itu, sang istri hanya bisa menangis sejadi-jadinya. Ia tak pernah menyangka memiliki suami seperti itu. Lebih-lebih ini malam pertama. Malam perkenalan dan mempererat hubungan. Seharusnya saling menahan diri untuk menjaga keadaan. Akhirnya, keindahan malam pertama pasangan pengantin itu luntur akibat ulah suami. Istrinya menangis tersedu terus menerus. Adapun suaminya sudah tidak ada rasa semangat untuk menikmati malam syahdu. Ia beranggapan gara-gara pengemis itu seleranya jadi hilang. Hari berlalu begitu saja. Istrinya makin tersiksa punya suami yang kasar. Baik dari segi bicaranya maupun main tangan. Akhirnya setelah beberapa tahun mencoba mempertahankan bahtera rumah tangga mereka pun ditakdirkan berpisah. Setelah bercerai, perempuan itu mencoba menyendiri. Mengobati rasa sakit bertahun-tahun yang dialami. Baginya perceraian bukan jalan keluar masalah. Namun, bagaimana lagi suaminya tak kunjung berubah. Makin hari makin tak memungkinkan untuk mempertahankan hubungan. Perempuan itu terlarut dalam kesendirian. Ia khusuk beribadah pada Allah SWT. Ia banyak bersedekah. Ia paham sedekah menolak balak. Gayung bersambut, ikhtiarnya dikabulkan oleh Allah. Ia dipertemukan dengan lelaki sempurna yang akan menikahinya. Sosok pria yang kaya raya, baik hati, lemah lembut, serta ciri-ciri orang saleh lain dia miliki. Pendek cerita, sejarah berulang. Tatkala malam pertama pernikahan tiba. Bagaikan memutar kaset rekaman, peristiwa yang dialami perempuan itu muncul lagi. Sepasang kekasih itu menyantap hidangan bersama. Makan malam yang penuh dengan keindahan. Di tengah mereka menyantap makan malam tersebut, tiba-tiba terdengar ketukan pintu. Tahu akan hal itu suami bilang "Lihatlah wahai istriku, siapa yang ada di luar sana. Barangkali orang tersebut sedang perlu bantuan kita." Dengan ringan sang istri berjalan menuju pintu. Ternyata ada seorang pengemis. Langsung saja ia teringat dengan kisahnya yang dialami beberapa tahun lalu. Kemudian ia datang menemui suaminya seraya mengucapkan "Suamiku, di luar sedang ada pengemis yang sedang kedinginan dan kelaparan. Bolehkah kita beri dia makanan?" Berbeda dengan suaminya yang dulu, lelaki itu berkata "Ajak pengemis itu masuk, ajak dia makan, kita saat ini sedang berlimpah makanan. Kita makan bersama-sama di meja ini. Ayo, ajak pengemis itu masuk ke dalam rumah ini." Pengemis itu pada akhirnya masuk dan menuju ruang makan. Mereka makan bersama-sama. Bertiga di atas meja makan. Akan tetapi hal tak terduga terjadi. Sang istri hanya duduk terdiam dan menunduk. Sang suami belum terlalu menyadari keganjilan pada istrinya. Dia terus memakan hidangan di meja. Adapun pengemis tanpa malu melahap makanan hingga kenyang. Setelah itu pengemis meminta izin untuk keluar meninggalkan rumah. Malam indah berdua di kamar akhirnya tiba. Sang istri yang sejak makan malam tadi diam saja memutuskan untuk menyampaikan sesuatu. Ia berjalan menuju kamar dan berkata pada suaminya. Belum juga berkata, air mata sang Istri mengalir tak tertahan. Makin lama makin deras keluar disertai senggukan hingga bahunya berguncang. Tahu akan hal itu suaminya mencoba untuk menenangkan. Dia berkata "Wahai istriku, Kenapa? Ada apa? Apakah pengemis itu melakukan sesuatu terhadapmu? Apa dia menyakitimu? Katakan sesuatu wahai istriku?" Suami itu terus mencoba bertanya. Sebab ia tak sanggup lagi membendung derai air mata belahan jiwanya. Lama kelamaan, akhirnya kondisinya terkendali. Ia berucap "Kau tahu beberapa tahun lalu, saat aku bersama mantan suamiku, aku teringat ada seorang pengemis yang mengetuk pintu rumah, dan apa yang dilakukan suamiku terhadap peminta-minta itu tak sesuai ajaran Islam." Sambil berpegangan tangan sang istri menambahi lagi "Dan akupun sedih atas perilaku tercela mantan suamiku itu. Hari ini aku sangat sedih dan sangat terharu, ternyata engkau dikirim oleh Allah padaku, menjadi suami yang baik. Engkau mau memerikan makan orang miskin." Sang suami sambil membelai bagian tubuh istrinya terus mendengar. Dia menanggapi "Lantas kenapa engkau menangis seperti ini?" Sejenak kemudian istrinya menjawab "Suamiku, kau tahu siapa pengemis tadi yang makan bersama kita? Dia adalah mantan suamiku. Dulu ia teramat kaya raya. Namun memiliki sifat yang dibenci Allah. Aku sedih melihat keadaannya. Ia berubah total. Ia dibalikkan oleh Allah SWT menjadi seperti itu sekarang." Mendapat jawaban dari istrinya, Sang suami menatap wajah pasangannya. Ia pun ikut menangis. Berderai air mata jatuh satu persatu. Menyusul setelah itu dia berkata "Kau tahu siapakah aku ini wahai istriku? Kau menangis sedemikian rupa karena yang menangis tadi adalah mantan suamimu. Dan kau tahu siapa aku? Aku adalah pengemis yang meminta makan di malam pertamamu beberapa tahun lalu." Di tengah terkagetnya sang istri, seakan tak percaya takdirnya, dia melanjutkan "Setelah kejadian itu, aku terus memohon pada Allah dan ikhtiar agar dinaikkan derajatku oleh Allah. Serta mendapat pasangan salehah seperti itu. Lihatlah sekarang, Allah memutuskan kita untuk berjodoh." Tak pelak di malam pertama pengantin itu mereka saling tangis menangis. Mencoba memahami dan mensyukuri ketetapan Allah yang diberikan kepada mereka. Akhirnya sepasang kekasih itu hidup bahagia bersama. Mereka mengarungi rumah tangga dengan ketenangan, kebaikan, dan keindahan. Hari-hari dipenuhi senyuman, keimanan, dan ketakwaan pada Allah SWT. Jodoh dan rezeki memang misteri. TAMAT Disclaimer Tulisan ini didasarkan dari ceramah dari Kiai. Serta dipadukan dengan ceramah Bu Nyai di waktu dan tempat berbeda.
Malam pertama Maya wanita biasa dengan kehidupan sederhana, tiba-tiba kehidupanya berubah sejak ia menikah dengan mr,billionair mulanya kehidupan Maya membaik meski keadaan dengan keadaan ekonomi yang mengenaskan Maya tak pernah menyerah. Hingga jenjang pernikahanya dia baru menyadari seluruh kehidupanya berubah ia harus extra sabar menghadapi mertuanya tang benci padanya belum lagi diumur 18tahun Maya dibebankan oleh kuliahnya sekaligus jadi istri dalam Maya melewati semua rintangan tersebut dan menemui titik terang? viewsCompleted Bukan Cerita Dongeng Dijodohkan dengan CEO muda, tampan, dan mapan bak cerita dongeng. Tapi jika ikut mendapatkan masalah dan berhadapan dengan masa lalunya, masih mau? viewsOngoing Cerita Cinta Ayu Putri Cerita Cinta Ayu adalah serangkain cerita dari buku diari milik Ayu tentang cinta pertamanya yang tidak diharapkan, bagaimana dia kehilangan orang yang sangat peduli dengannya, dan bertemu dengan laki - laki angkuh yang menyadarkannya tentang cinta yang selama ini telah dia lewatkan. viewsOngoing Mengemis Malam Pertama " Aku menginginkan anak," ujar wanita itu dingin dengan tubuh basah kuyup. Riki memandang tak percaya. Mazaya ... istrinya itu kembali pulang, setelah kabur di malam pertama pernikahan mereka lima tahun yang lalu. Riki tak menjawab. Dia bisu, dan itulah kenapa Mazaya meninggalkannya, tak sudi menikah dengan laki-laki cacat. Sekarang Mazaya menjilat ludahnya sendiri demi nyawanya yang berada di ujung tanduk. viewsCompleted Kita dan Cerita Pertemuan seorang gadis bernama Rayna dengan teman teman di sekolah barunya menjadikan kisah yang berharga bagi dirinya. Bersekolah bersama sahabatnya serta menemukan teman baru membuatnya semakin menyukai dunia sekolahnya. Ia tidak pernah berpikir akan bertemu dengan seseorang yang kelak akan berpengaruh pada kehidupannya. Bermula saat ia pertama kali bertemu dengan seorang kakak kelas baik hati yang tidak sengaja ia temui diawal awal masuk sekolah. Dan bertemu dengan seorang teman laki laki sekelasnya yang menurutnya sangat menyebalkan. Hingga suatu saat ia tidak tahu lagi harus berbuat apa pada perasaannya yang tiba tiba saja muncul tanpa ia sadari. Ia harus menerima bahwa tidak selamanya 2 orang yang saling menyukai harus terus bersama jika takdir tidak mengizinkan. Hingga ia melupakan satu hal, yaitu ada orang lain yang memperhatikannya namun terabaikan. viewsOngoing Kisah Malam Pertama Undangan sudah tersebar, gedung dan WO pun sudah siap, seminggu sebelum acara. Sayangnya, mendekati hari bahagia itu, pengkhiatan Diran dan Jonna baru tercium oleh Gee Andhra. Luar biasa mengejutkan dan membuat hancur perasaan Gee Andhra bukan? Meski sadar biduk rumah tangganya sudah hancur di depan mata sebelum melangkah ke pelaminan, tetapi Gee Andhra memilih tetap melanjutkan pernikahan untuk menghancurkannya di kemudian hari. Ya. Karena sudah terlanjur basah kuyup memberikan kepercayaan dan mempersiapkan segala pernikahan, sekalian saja Gee Andhra menceburkan diri untuk melampiaskan rasa sakit hatinya pada Arya Diranda Harsa dan Jonna Alexa dalam embel-embel pernikahan. Meski begitu, dia berjanji pada dirinya sendiri, bahwa tidak akan pernah memberikan keperawanannya pada Diran sampai kapan pun. Ya. Keperawanan adalah hal yang paling berharga bagi Gee Andhra saat ini. Beruntung, hubungan yang terjalin 5 tahun dengan Diran itu tak sampai membuatnya hilang perawan. Meski toh bujuk rayu Diran hampir membuatnya terlena. Karena keperawanan adalah harga diri seorang perempuan, maka Gee Andhra akan memegang prinsip itu, tanpa peduli statusnya yang sudah sebagai seorang istri. Dia tidak akan menghancurkan barang berharganya itu untuk laki-laki bajingan yang merupakan suaminya sendiri. viewsOngoing TERNODA DI MALAM PERTAMA Di malam pertama pernikahannya, Aline shock karena ternyata bukan sang suami yang telah menghabiskan malam dengannya, tetapi sang adik ipar! Karena kejadian naas itu, Aline pun diceraikan di malam itu juga. Lebih parahnya lagi, Aline bahkan harus menikahi Rimba, sang adik ipar untuk menyelamatkan muka keluarga! Aline pun menerima semuanya sebagai ajang balas dendam. Meski begitu, Rimba menerima semua perlakuan buruk Aline. Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah hati Aline akan terus beku pada Rimba atau pada akhirnya mencair? viewsCompleted Hamil di Malam Pertama Dituduh sudah tak perawan dan sedang hamil, begitulah cerita malam pertama Vaulin. Ia ditalak Yuta malam itu juga, padahal ia merasa tak pernah melakukan hubungan badan dengan siapa pun. Apa yang terjadi sebenarnya? Siapa yang menghamili Vaulin dan mengapa ia merasa tak pernah melakukannya? Simak ceritanya! viewsCompleted Malam Pertama Dengan Majikan Nining, seorang gadis desa, menikah dengan lelaki yang tak memiliki status. Ya, antara duda dan suami orang yang bernama Andra. Istrinya pergi tanpa kejelasan dan kejadian itu berlangsung lama. Hal itu membuat Andra menjadi lelaki dingin dan tak berekspresi. Akankah Nining bisa membuka hati Andra kembali dan merobohkan gunung es itu? viewsCompleted Malam Pertama dengan Tetangga Rania terpaksa menikah dengan Reza gara-gara calon suaminya kabur. Awalnya Rania menolak karena keduanya bersahabat sudah lama, dan pernah berjanji untuk tidak saling mencintai. Namun karena keadaan yang memaksa mereka untuk menikah. Hari-hari mereka lalui bersama bagaikan kucing dengan tikus yang tak pernah akur. Namun saat rasa cinta mulai tumbuh, di antara mereka berdua, tiba-tiba Evan datang kembali dan meminta Reza untuk melepaskan Rania. Akankah Rania memilih Evan dan kembali padanya. Atau justru tetap bertahan dan membuka hati untuk Reza? viewsCompleted
by RaMinaMi "Dek." Kudengar panggilannya dari arah belakangku. Membuat leherku meremang karena desah nafasnya di leherku. Dan tiba-tiba, kurasakan lengan besarnya merengkuh pinggangku, menarikku dalam dekapan hangatnya. Dadanya yang menempel pada punggungku, menguarkan kehangatan yang membuat kakiku tiba-tiba terasa seperti jelly. Hanya pelukan seperti ini, namun efeknya benar-benar berbahaya bagi tubuhku. "Heum." jawabku berpura-pura tenang menyembunyikan perasaanku yang sebenarnya. Padahal jantung ini benar-benar terasa tidak karuan saat ini. Detakannya terasa sangat kencang, seolah jantung ini memaksa untuk keluar dari tempatnya. "Lepasin dulu Mas. Aku mau nyisir." tambahku lagi dan segera melepaskan pelukannya padaku, melanjutkan acara sisir-menyisirku tadi. Bukannya aku akan menolaknya, aku tahu apa yang diinginkannya, namun aku benar-benar ragu saat ini. "Ngapain disisir? Nanti juga berantakan." ucapnya dengan senyum menggodanya yang kulihat dari bayangannya pada cermin besar di hadapanku. Tanpa kusangka-sangka, dia sudah memelukku lagi, mengumpulkan rambutku ke satu sisi leherku, dan mulai mengecupi sisi leherku yang terbebas dari rambut. "Mas." ucapku dengan suara bergetar. Dan tanpa sadar memejamkan mataku, menikmati setiap kecupan yang dihujamkannya ke leherku. "Heum." gumamnya di leherku. Desah nafasnya yang hangat menerpa leherku, dan mengirimkan jutaan rasa menggelenyar ke seluruh tubuhku. Kurasakan salah satu tangan besarnya yang tadi memeluk pinggangku erat sudah mulai menjelajah mengelus perutku yang datar. "Eungh." lenguhku tanpa sadar. Dan refleks langsung menghentikan tangan besarnya yang mulai berkeliaran semakin ke atas. "Tapi Mas..." Aku membuka mataku dan menatap matanya yang sudah pekat melalui cermin besar di hadapan kami. Pandangan kami saling bertaut, membuat kakiku yang sudah seperti jelly terasa semakin lemas. Untung lengan besarnya masih dengan kokoh memegang pinggangku. Gaun tidurku sudah tidak berbentuk lagi. Tali kecil yang ada di bahu sudah melorot hingga ke lenganku, memperlihatkan belahan dadaku yang menambah keseksian penampilanku saat ini. Hanya terdiam, kami terus saling memandang lewat cermin besar tadi. Pemandangan yang sangat seksi menurutku. Dan tanpa kusangka-sangka, dia membalikkan tubuhku cepat menghadapnya. Dan langsung melumat bibirku lembut. Refleks, kubalas lumatannya pada bibirku, kusandarkan tubuhku pada tubuh besarnya, melingkarkan lenganku ke lehernya agar tidak terjatuh. Saling melumat, saling menjilat dan saling menggigit. Sial! Aku harus mengatakan ini sekarang, sebelum kewarasanku hilang karena nafsu. Kulepaskan tautan bibir kami, "Tapi Mas..." ucapku menggantung. "Tapi apalagi Dek?" tanyanya tidak sabar. Bisa kulihat raut kekesalan di wajahnya saat ini. "Tapi...ituuuu..." jawabku masih menggantung. "Iyah, itu apaaaaa?" tanyanya mulai gemas. Dan baru aku mau menjawab saat terdengar suara keras dari kamar sebelah. "Oeeeeeekkk oek oek." "Ah, itu yang kumaksud. Tapi, ini jamnya dedek minum susu Mas." ucapku segera melepaskan pelukan suamiku dan bergegas ke kamar sebelah melalui pintu penghubung kamar kami dan kamar dedek. "Kenapa nggak bilang dari tadi siiiihhh? Juniorku udah kehabisan nafas di bawah siniiii." teriaknya gemas. Dan aku hanya tersenyum mendengar teriakannya. Menggendong dedek dan duduk di sofa yang khusus disiapkan suamiku untuk tempatku menyusui dedek. "Tapi ini kan malam pertama kita Dek." ucapnya memelas, bersandar di pintu penghubung. "Malam pertama apa?" tanyaku bingung sembari menyusui dedek. Lah, gimana malam pertama kalau jelas-jelas bukti malam penuh keringat kami saat ini ada di gendonganku dan sedang kususui. "Malam pertama setelah 40 hari aku menahan diri." jawabnya pelan dan berjalan lemas masuk ke dalam kamar kami. Oow, suamiku sayang, suamiku malang.
cerita dewasa malam pertama nikah muda